Manajemen Sekolah

Nama:Melda Amanda

Nim:12001241

Kelas:4G Pai

 

Manajemen Sekolah

Manajemen Sekolah merupakan terjemahan dari School Management yang artinya suatu pendekatan politik yang bertujuan untuk merancang kembali pengelolaan sekolah dengan memberikan kekuasaan kepada Kepala Sekolah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya perbaikan kinerja sekolah yang mencakup guru, siswa, kepala sekolah dan meningkatkan partisipasi masyarakat.Selain itu Manajemen Sekolah merubah sistem pengambilan keputusan dan manajemen ke setiap pihak yang berkepentingan di tingkat lokal.Manajemen Sekolah adalah penataan sistem pendidikan yang memberikan keleluasaan penuh kepada kepala sekolah, atas kesiapan seluruh staf sekolah, untuk memanfaatkan semua sumber dan fasilitas belajar yang ada untuk menyelenggarakan pendidikan bagi siswa serta memiliki akuntabilitas atas segala tindakan tersebut.Manajemen sekolah dapat diartikan sebagai suatu proses kerja komunitas sekolah dengan cara menerapkan kaidah-kaidah otonomi, akuntabilitas, partisipasi, dan sustainabilitas untuk mencapai tujuan pendidikan dan pembelajaran secara bermutu dengan mengalihkan wewenang dalam keputusan dari pemerintahan tingkat pusat (Departemen) atau Dinas Pendidikan (Provinsi/Kabupaten/kota) ke tingkat sekolah, diharapkan sekolah akan lebih mandiri.Manajemen Sekolah bertujuan untuk memberdayakan sekolah, terutama sumberdaya manusianya, seperti kepala sekolah, guru, karyawan, siswa, orang tua siswa dan masyarakat sekitarnya. Pemberdayaan sumberdaya manusia ini melalui pemberian kewenangan, fleksibilitas, dan pemberian tanggung jawab untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh sekolah yang bersangkutan.Membuat manajemen sekolah yang baik tentu harus didiskusikan bersama dengan seluruh pihak ataupun perwakilan dari pihak yang akan terlibat nantinya. Usahakan untuk memenuhi segala aspek-aspek yang ada dalam penjelasan sebelumnya.Selain itu, usahakan juga untuk membuat manajemen yang fleksibel, di mana artinya bisa diperbarui atau bahkan diganti ketika muncul sebuah keadaan yang mengharuskan pihak sekolah untuk merombak manajemen sekolah ke arah yang lebih baik.Dan untuk membuat aplikasi seperti itu, tentu tidak mudah dan perlu dana yang lumayan besar. Namun, ada kabar gembira bagi sekolah di Indonesia. Sekarang ada platform gratis yang bisa menghandle semua kebutuhan sekolah dalam satu tempat. Termasuk didalamnya sudah tersedia aplikasi pembelajaran jarak jauh yang akan mempermudah guru dan siswa dalam belajar online.

Jadi dalam melaksanakan manajemen peningkatan mutu harus melalui tahapan-tahapan. Tahapan manejemen dimulai dari proses merumuskan rencana dan tujuan,pengunaan strategi yang tepat, pelaksanaan dan pelaporan serta ditutup dengan menentukan langkah baru untuk meningkatkan mutu yang lebih baik. Langkah ini penting untuk mengukur pencapaian tujuan dan kualitas sekolah.

Fungsi manajemen sekolah berkaitan dengan pekerjaan-pekerjaan manajemen sekolah. Fungsi-fungsi yang berkaitan dengan pengelolaan sekolah dapat diklasifikasikan menurut wujud problemanya, kegiatan manajemen dan kegiatan kepemimpinan. Fungsi manajemen sekolah dilihat dari wujud problemanya terdiri dari bidang-bidang garapan (substansi) dari manajemen sekolah. Problema-problema yang merupakan bidang garapan dari manajemen sekolah terdiri dari :

a.   Bidang pengajaran atau lebih luas disebut kurikulum

b.  Bidang kesiswaan

c.   Bidang personalia

d.  Bidang keuangan

e.   Bidang sarana

f.    Bidang prasarana, dan

g.   Bidang hubungan sekolah dengan masyarakat (humas)

 

Ruang lingkup manajemen sekolah adalah luasnya bidang garapan manajemen sekolah.

Dilihat dari wujud problemanya manajemen sekolah secara substansial meliputi bidang-bidang garapan antara lain:

1.     Bidang kurikulum (pengajaran).

2.     Bidang kesiswaan.

3.     Bidang personalia yang mencakup tenaga edukatif dan tenaga administrasi.

4.     Bidang sarana yang mencakup segala hal yang menunjang secara langsung pada pencapaian tujuan.

5.     Bidang prasarana yang mencakup segala hal yang menunjang secara tidak langsung pada pencapaian tujuan.

6.     Bidang hubungan dengan masyarakat, berkaitan langsung dengan bagaimana sekolah dapat menjalin hubungan dengan masyarakat sekitar.

          Semua bidang tersebut harus dikelola dengan memperhatikan aktivitas-aktivitas manajerial dan didukung oleh aktivitas pelaksana. Dengan Demikian terjadi sinergi dalam pencapaian tujuan sekolah. Jadi Tujuan utama penerapan manajemen sekolah pada intinya adalah untuk penyeimbangan struktur kewenangan antara sekolah, pemerintah daerah pelaksanaan proses dan pusat sehingga manajemen menjadi lebih efisien. Kewenangan terhadap pembelajaran di serahkan kepada unit yang paling dekat dengan pelaksanaan proses pembelajaran itu sendiri yaitu sekolah.

       Jadi Tujuan utama penerapan manajemen sekolah pada intinya adalah untuk penyeimbangan struktur kewenangan antara sekolah, pemerintah daerah pelaksanaan proses dan pusat sehingga manajemen menjadi lebih efisien. Kewenangan terhadap pembelajaran di serahkan kepada unit yang paling dekat dengan pelaksanaan proses pembelajaran itu sendiri yaitu sekolah. Di samping itu untuk memberdayakan sekolah agar sekolah dapat melayani masyarakat secara maksimal sesuai dengan keinginan masyarakat tersebut. Tujuan penerapan manajemen sekolah adalah untuk memandirikan atau memberdayakan sekolah melalui kewenangan kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif.

Adapun Karakteristik sekolah yang melaksanakan Manajemen Sekolah di antaranya :

1) Proses pembelajaran yang efektivitasnya tinggi

2) Kepemimpinan sekolah kuat

3) Lingkungan sekolah aman dan tertib

4) Pengelolaan tenaga kependidikan efektif

5) Memiliki budaya mutu

6) Memiliki tim kerja yang kompak, cerdas, dan dinamis

7) Memiliki kewenangan (kemandirian)

8) Partisipasi tinggi dari warga sekolah dan masyarakat

9) Memiliki keterbukaan (transparansi) manajemen

10) Memiliki kemauan untuk berubah

11) Melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan

12) Sekolah responsif dan antisipatif terhadap kebutuhan

13) Memiliki komunikasi yang baik

14) Memiliki akuntabilitas

15) Memiliki kemampuan menjaga keberlanjutan.

 

Manajemen sekolah sendiri memiliki dua aspek, yaitu:

1.Manajemen eksternal yang mencakup hubungan antara sekolah dengan pihak di lingkungan luar sekolah, seperti misalnya masyarakat setempat, pemimpin dari masyarakat setempat, dan pemimpin daerah, hingga dinas-dinas yang berkaitan dengan fungsi sekolah.

2.Manajemen internal yang mencakup segala hal yang ada di sekolah, mulai dari infrastruktur seperti gedung sekolah, kelas, juga SDM yang ada di sekolah sebagai sebuah organisasi, seperti guru, kepala sekolah, staf, siswa, dan seluruh pihak-pihak lainnya, yang memiliki peran dalam membantu kemajuan sekolah.ada empat fungsi manajemen, yang terdiri dari:

• Perencanaan atau planning

• Pengorganisasian atau organizing

• Pelaksanaan atau actuating, dan

• Pengawasan atau controlling.

 

 

Komentar