Kompetensi Guru Profesional
Nama:Melda Amanda
Nim:12001241
Kelas:4G Pai
Kompetensi Guru Profesional
Guru merupakan
pilar pendidikan.Keberhasilan pendidikan di suatu negara sangat dipengaruhi
oleh peran strategis para guru.Seorang guru memiliki tugas dan tanggung jawab
yang sangat besar.Yang mana ia tidak hanya bertanggung jawab kepada para anak
didiknya,tetapi juga pada negara.Guru memiliki peran sentral dalam upaya
mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Berdasarkan UU, ada
4 kompetensi yang wajib dimiliki seorang guru.Dengan kompetensi tersebut akan
menunjang tugas profesionalnya.Kompetensi yang harus dimiliki guru yaitu:
1.Kompetensi Pedagogik Guru adalah kemampuan atau
keterampilan guru yang bisa mengelola suatu proses pembelajaran atau interaksi
belajar mengajar dengan peserta didik.
Setidaknya ada 7 aspek dalam kompetensi Pedagogik yang harus
dikuasai, yaitu:
-Karakteristik
para peserta didik. Dari informasi mengenai karakteristik peserta didik, guru
harus bisa menyesuaikan diri untuk membantu pembelajaran pada tiap-tiap peserta
didik. Karakteristik yang perlu dilihat meliputi aspek intelektual, emosional,
sosial, moral, fisik, dll.
-Teori belajar dan prinsip pembelajaran yang mendidik. Guru
harus bisa menerangkan teori pelajaran secara jelas pada peserta didik.
Menggunakan pendekatan tertentu dengan menerapkan strategi, teknik atau metode
yang kreatif.
-Pengembangan kurikulum. Guru harus bisa menyusun silabus
dan RPP sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan. Mengembangkan kurikulum mengacu
pada relevansi, efisiensi, efektivitas, kontinuitas, integritas, dan
fleksibilitas.
-Pembelajaran yang mendidik. Guru tidak sekedar menyampaikan
materi pelajaran, namun juga melakukan pendampingan. Materi pelajaran dan
sumber materi harus bisa dioptimalkan untuk mencapai tujuan tersebut.
-Pengembangan potensi para peserta didik. Setiap peserta
didik memiliki potensi yang berbeda-beda. Guru harus mampu menganalisis hal
tersebut dan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai, supaya setiap peserta
didik bisa mengaktualisasikan potensinya.
-Cara berkomunikasi. Sebagai guru harus bisa berkomunikasi
dengan efektif saat menyampaikan pengajaran. Guru juga harus berkomunikasi
dengan santun dan penuh empati pada peserta didik.
-Penilaian dan evaluasi belajar. Penilaiannya meliputi hasil
dan proses belajar. Dilakukan secara berkesinambungan. Evaluasi terhadap
efektivitas pembelajaran juga harus bisa dilakukan.
2.Kompetensi Kepribadian berkaitan dengan karakter personal.
Ada indikator yang mencerminkan kepribadian positif seorang guru yaitu: supel,
sabar, disiplin, jujur, rendah hati, berwibawa, santun, empati, ikhlas,
berakhlak mulia, bertindak sesuai norma sosial & hukum, dll.Kepribadian
positif wajib dimiliki seorang guru karena para guru harus bisa jadi teladan
bagi para siswanya. Selain itu, guru juga harus mampu mendidik para siswanya
supaya memiliki attitude yang baik.
3.Kompetensi Profesional Guru adalah kemampuan atau
keterampilan yang wajib dimiliki supaya tugas-tugas keguruan bisa diselesaikan
dengan baik.Keterampilannya berkaitan dengan hal-hal yang cukup teknis, dan
akan berkaitan langsung dengan kinerja guru. Adapun indikator Kompetensi
Profesional Guru diantaranya adalah:
1.Menguasai
materi pelajaran yang diampu, berikut struktur, konsep, dan pola pikir
keilmuannya.
2.Menguasai
Standar Kompetensi (SK) pelajaran, Kompetensi Dasar (KD) pelajaran, dan tujuan
pembelajaran dari suatu pelajaran yang diampu.
3.Mampu
mengembangkan materi pelajaran dengan kreatif sehingga bisa memberi pengetahuan
dengan lebih luas dan mendalam bagi peserta didik.
4.Mampu
bertindak reflektif demi mengembangkan keprofesionalan secara kontinu.
5.Mampu
memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam proses pembelajaran dan
juga pengembangan diri.
Dengan menguasai kemampuan dan keahlian khusus seperti yang
sudah dijelaskan di atas, diharapkan fungsi dan tugas guru bisa dilaksanakan
dengan baik.Dengan demikian, guru mampu membimbing seluruh peserta didiknya
untuk mencapai standar kompetensi yang sudah ditentukan dalam Standar Nasional
Pendidikan.
4.Kompetensi Sosial berkaitan dengan keterampilan
komunikasi, bersikap dan berinteraksi secara umum, baik itu dengan peserta
didik, sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, hingga masyarakat
secara luas.
Indikator dari Kompetensi Sosial Guru diantaranya:
1.Mampu
bersikap inklusif, objektif, dan tidak melakukan diskriminasi terkait latar
belakang seseorang, baik itu berkaitan dengan kondisi fisik, status sosial,
jenis kelamin, ras, latar belakang keluarga, dll.
2.Mampu
berkomunikasi dengan efektif, menggunakan bahasa yang santun dan empatik.
3.Mampu
berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan.
4.Mampu
beradaptasi dan menjalankan tugas sebagai guru di berbagai lingkungan dengan
bermacam-macam ciri sosial budaya masing-masing.
Menurut glasser 1998 berkenang dengankopetensi guru, ada
empat hal yang harus dikuasai guru, yaitu menguasai bahanpelajaran, mampu
mendiagnosis tingkalaku siswa, mampu melaksanakan proses pembelajaran, dan
mengevaluasi hasilbelajar siswa.
Dari empat standar kompetensi guru yang sudah diulas di atas,dapat
dirangkum indikator profesionalisme guru ke dalam kriteria guru profesional
berikut ini:
1. Berakhlak dan berbudi pekerti yang luhur sehingga mampu
memberikan contoh yang baik pada siswa.
2. Mampu mendidik dan mengajar siswa dengan baik.
3. Mampu menguasai bahan atau materi pelajaran yang akan
diajarkan dalam interaksi belajar mengajar.
4. Memenuhi kualifikasi akademik dan latar belakang
pendidikan sesuai bidang tugas.
5. Mampu Merancang berbagai administrasi kependidikan ( RPP,
Silabus, Kurikulum, KKM, dan sebagainya).
6. Memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk
mengabdikan ilmu yang dimiliki pada siswa yang diajar.
7. Terus belajar dan mengembangkan kemampuannya.
8. Selalu aktif, kreatif, dan inovatif untuk mengembangkan
pembelajaran.
9. Selalu mengupdate informasi atau isu-isu yang terjadi di
sekitar, terutama isu-isupembelajaran
10. Memiliki kemampuan digital yang baik seperti
mengoperasikan komputer atau teknologi penunjang pendidikan lainnya.
11. Memiliki kemampuan berinteraksi dan bersosialisasi
dengan orangtua murid, teman sejawat dan lingkungan sekitar dengan baik.
12. Selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan organisasi atau
komunitas -komunitas kependidikan (KKG, PGRI, Pramuka).
13. Cinta kasih, tulus dan ikhlas dalam mengajar.
Kemampuan profesional guru
bukanlah bakat. Dibutuhkan usaha supaya seorang guru dapat mencapai indikator
guru profesional seperti tersebut di atas. Berikut ini adalah hal-hal yang
dapat Guru Pintar lakukan untuk menjadi seorang guru profesional:
1. Memahami tugas dan fungsi seorang guru.
2. Selalu berusaha meningkatkan ilmu yang dimiliki baik ilmu
terkait materi pelajaran maupunpun ilmu tentang bagaimana menjadi guru yang
baik dengan banyak membaca, mengikuti pelatihan, berdiskusi dengan teman
sejawat, dan lain sebagainya.
3. Mau melakukan refleksi supaya dapat menyadari kekurangan
yang dimiliki kemudian berusaha untuk memperbaikinya.
4. Meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap hal-hal baru
atau perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar supaya tidak mempengaruhi
kualitas pembelajaran.
5. Mau menggandeng teknologi untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran.
Kunci utama bagi seorang guru supaya menjadi guru yang
profesional adalah kemauan keras, komitmen, dan ketulusan dalam menjalankan
tugas mulia sebagai seorang guru.
Komentar
Posting Komentar