Aku Dan Kampung Halamanku

Assalamualaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh
Hai,saya Melda Amanda,ini cerita kedua diblog saya.Saya akan menceritakan desa saya tempat dimana saya dilahirkan dan dibesarkan.Saya dilahirkan di Merabuan pada 31 Maret 2001.Saya anak pertama dari dua bersaudara.Saat ini sampai sekarang saya masih tinggal di desa yang sangat pelosok namanya Desa Merabuan.Desa Merabuan berada di Kecamantan Tangaran,Kabupaten Sambas.Desa yang jauh dari jalan raya dan desa yang jarang diketahui letaknya oleh banyak orang.Kadang orang tahu namanya tapi tidak tahu jalan untuk menujunya.Di desa saya terkenal dengan tanah yang masih sangat subur,dan sangat cocok untuk menanam padi.Di desa saya pekerjaan yang paling pokok adalah menanam padi.Di desa saya juga masih banyak pohon kelapa termasuk didekat rumah saya.Didepan,samping,dan belakang rumah saya banyak pohon kelapa yang tinggi menjulang.Sehingga ketika musim hujan ditambah angin ribut sangat menakutkan.Tapi semoga saja hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.Dibelakang rumah saya juga ada sawah biasanya tempat saya untuk mencari sinyal,dan didepan rumah saya ada parit yang tidak begitu besar tapi sangat dalam.Saya ingat sekali dulu waktu saya masih kecil saya suka mandi di parit walaupun saya tidak tahu berenang,saya juga sering tenggelam di parit itu,tapi alhamdulillah sampai sekarang masih diberi kesehatan dan umur panjang.Agar kalian tidak penasaran dengan desa saya,ini saya kasih fotonya;)
       Ketika musim hujan,desa saya sangat rawan banjir,tidak heran lagi memang setiap tahunnya sudah seperti itu.Dulu kata ibu saya waktu saya masih kecil,pernah terjadi banjir setinggi pinggul orang dewasa.Sehingga banyak rumah orang yang tenggelam termasuk rumah nenek saya.Alhamdulilah semenjak saya sudah besar tidak pernah terjadi banjir setinggi itu,paling dalam hanya setinggi lutut sehari dua hari sudah surut,tapi dalam sebulan biasanya dua,tiga kali terjadi banjir.
Jalan di desa saya tidak terlalu besar,tapi kendaraan seperti mobil masih bisa masuk.Untuk sekarang ini kondisi jalan alhamdulillah sudah lumayan bagus dibanding dulu.Apalagi waktu saya masih smk sangat menyedihkan untuk pergi kesekolah apalagi musim hujan harus melewati banyak jalan yang rusak.Biasanya belum datang kesekolah sepatu,kaos kaki,dan rok sudah kotor duluan.Tapi itu semua tidak mematahkan semangat saya untuk sekolah,bagi saya itu sudah menjadi kebiasaan karna dari awal masuk sekolah sudah begitu,alhamdulillah saya bisa juga menyelesaikan sekolah saya selama tiga tahun.
Bagi kalian yang ingin berkunjung ke desa saya,dengan senang hati saya persilahkan dan saya tunggu,nanti kita mandi kolam gratis diparit depan rumah saya hehehe.Tidak senangnya di desa saya ini masih susah jaringan,karna towernya hanya ada di desa sebelah,hanya kartu-kartu tertentu yang lancar jaringan,tapi kalau padam lampu dan hujan jaring tidak ada tiba-tiba hilang.

Sekian dari saya.Wassalamualaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh.

Komentar